Thursday, April 5, 2012

Sedikit Cerita tentang Pundong

Sedikit Cerita tentang Pundong

Nih, admin mau kasih sedikit cerita mengenai daerah tempat tinggal admin,barangkali ada yang belum tahu?? Langsung aja deh, ini beberapa info tentang daerah pundong, bantul,Jogjakarta,

Pundong adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.Kecamatan Pundong terletak di sebelah selatan Kabupaten Bantul dengan jarak kurang lebih 10 km serta jarak dari Ibukota Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta kurang lebih 18 km. Letak astronomis berada di 07º 57’ Lintang selatan dan 110º 20’ Bujur timur.

Sejak zaman kolonial, Pundong dijadikan daerah perkembangan dibidang pertanian. Pada akhir abad 18, Belanda membuat pabrik gula yang diberi nama Pabik Gula Pundong. Beberapa fasilitas pendukung dibuat, seperti jalur rel kereta api, terminal, dan stasiun. Dahulu, Pundong merupakan daerah pemberhentian terakhir jalur rel yang ada di kawasan Bantul karang (sekarang Kabupaten Bantul). Rumah Belanda juga banyak di buat pada abad itu seperti di kawasan pinggir pabrik gula (sekarang SMA N 1 Pundong), kawasan perempatan pundong (sekarang KUD Tani Rejo) dan timur Pasar Pundong yang berupa gudang garam (Sekarang menjadi rumah pribadi). Abad 19 pabrik gula milik Belanda bangkrut. Akhirnya seluruh fasilitas tidak digunakan lagi. Pada zaman Jepang Rel kereta banyak yang di pindahkan ke Thailand untuk digunakan sebagai besi penopang jembatan. Akhir abad 19 pundong dilanda banjir besar akibat luapan sungai opak. Akibatnya ribuan rumah terendam banjir dan rusak. Pada Saat itu, Sri Sultan Hamengkubuwono IX merencanakan pembuatan tanggul raksasa di pinggir sungai opak. Sejak tanggul selesai dikerjakan, kawasan pundong terbebas dari banjir. Setelah kemerdekaan Indonesia, Kesultanan Ngayogyokarta melebur dengan NKRI. Hal tersebut membuat kawasan tersebut harus dibagi menjadi kabupaten, kecamatan dan desa. Awalnya Kecamatan Pundong dan kretek menjadi kecamatan baru bernama Kecamatan Kretek, namun pada orde baru, daerah Pundong memisahkan diri dari Kecamatan Kretek dan membentuk Kecamatan Pundong.

jalan-gempa.jpeggempa.jpeg

Pada tahun 2006, tepatnya tanggal 27 Mei 2006. Yogyakarta dan sekitar diguncang gempa berkekuatan 6,2 sekala richter. Salah satu daerah terparah dilanda gempa adalah Pundong. Ribuan nyawa melayang serta hampir seluruh rumah di wilayah ini rusak berat dan rata dengan tanah. Hal ini akibat dari rapuhnya tanah di bawah Pundong serta berdekatan dengan sesar Opak. Rehabilitasi pasca gempa membutuhkan waktu sampai 2 tahun. Tahun 2008, di bekas pabrik gula, didirikanlah Pusat Rehabilitasi Terpadu Penyandang Cacat. Rumah sakit ini dikhususkan untuk korban gempa.

RUMAH SAKIT REHABILITASI PUNDONG

rumah-sakit-piring.jpeg

SMA N 1 PUNDONG

sma.jpeg

krupuk-tulung.jpeg

Pertanian dan Kehutanan

Kecamatan Pundong Merupakan salah satu Lumbung padi di DIY selain Imogiri, Bambanglipuro, Jetis, Seyegan, Kalasan dan Godean. Produksi mencapai 7,2 Ton per panen. Selain itu Jagung dan kacang tanah mencapai setengah ton per panen. Sedangkan Kedelai dan ubi hanya 200 kwintal per panen. Tidak hanya makanan pokok, Pundong juga penghasil Pisang yang cukup besar dengan produksi 1,2 Ton per tahun. Kecamatan Pundong memiliki hutan rakyat seluas 350 hektar yang berada di Desa Seloharjo.

Tempat Pariwisata

Sental Industri Gerabah Panjangrejo

 gerabah-pundong.jpeg

Kawasan ini berada di timur jalan Parangtritis, tepatnya di Perempatan Paker ke timur. Terdapat banyak home industri yang membuat dan menjual aneka gerabah. Dari pot, piring hias, guci, sovenir pernikahan sampai patung. Banyak dari hasil kerajinan diekspor ke luar negri. Menurut wisatawan, walaupun belum terkenal, gerabah di sini berkualitas sangat baik.

Air Terjun Sentong

 Air terjun ini berada di kaki pegunungan seribu tepatnya di desa Seloharjo. Walaupun tempatnya sulit di jangkau, pemandangan di sini cukup indah. Cocok bagi penggemar wisata jelejah offroad. Ketinggian air terjun ini sekitar 50 meter dengan aliran yang tenang. Pada musim kemarau, air terjun ini kering.

Bendungan Tegal

 Bendungan ini membendung Sungai Opak berada di perbatasan kecamtan Jetis, Pundong, dan Imogiri. Di sini wisatawan bisa memancing, bermain prahu, atau bersantai di warung pinggir bendungan. Pada setiap tahun, diadakan kegiatan Prahu naga atau balap sampang.

Pasar Pundong

 Pasar Pundong terletak di pusat kecamatan. berada di persimpangan simpul utama jalan di Kecamatan Pundong. Pasar ini merupakan pasar tertua dan terbesar di wilayah Bantul Selatan. Pasar ini dibagi menjadi 4 bagian pasar. Di sisi timur, adalah bagian penjual makanan dan sayuran. Di selatan, adalah bagian penjual busana. Di utara, adalah bagian penjahit dan tukang besi. Serta di sisi barat adalah bagian penjual ternak. Di Pasar Pundong, Masih banyak ditemuai pedagang makanan tradisional seperti tiwul, geplak, gaplek, gathot, juwawut ketan, cerhil, onel onel, gethuk, rumput laut, ketak, dan makanan khas pundong seperti Bakmi Pundong dan Abangan. Pembeli tidak hanya berasal dari Kecamatan Pundong, tetapi juga berasal dari kecamatan sekitar dan juga dari wilayah Gunung Kidul.

Sental Industri Bakmi Pundong (Bakmi Pentil) dan Abangan

 mie-des.jpeg

Kawasan ini berada di timur pusat Kecamatan Pundong atau Di Desa Srihardono. Tepatnya di dusun Tulung, Santan, Nangsri, Kembangkerep, Seyegan, dan Bodowaluh. Industri ini mengolah singkong menjadi tepung maizena dan selanjutnya di olah menjadi Bakmi dan Abangan.

Goa Sunan Mas dan Siluman (Goa Jepang)

 Goa ini berada di bukit menghadap Pantai Parangtritis di Desa Seloharjo. Goa ini dahulu digunakan untuk persembunyian tentara Jepang. Sekarang goa ini sering digunakan untuk nyepi.

Gardu Pandang Tempuran Opak-Oyo

 Tempat ini berada di pertemuan Sungai Opak dan Sungai Oyo. Berada di perbatasan antara Pundong dengan Imogiri, tepatnya di Desa Seloharjo. Tempat ini terkenal angker. Setiap malam satu Suro sering diadakan upacara mistis.

Gunung Becari

 Gunung ini merupakan bukit dengan batu besar di puncaknya. Konon batu ini berasal dari Gunung Merapi yang dibawa buto (Raksasa). Di tempat ini banyak di temukan pohon buah. Seperti Duet (Anggur jawa), Jambu monyet, dan Talok (kirsan). Jika kita berada di puncak bukit, kita dapat melihat seluruh Kecamatan Pundong serta daerah lain di Kabupaten Bantul.

Gunung Puyuh

 Gunung ini merupakan bukit kecil yang tidak terlalu tinggi. Konon, dahulu saat banjir besar melanda pundong, Sri Sultan Hamengkubuwono IX mengeluarkan kesaktianya di bukit ini untuk mencegah banjir. Alhasil sampai sekarang Pundong tidak lagi diterjang banjir besar. Sekarang di bukit ini digunakan untuk kandang sapi.

Sental Industri Kayu Ukir

 

Di Kecamatan Pundong banyak pengrajin kayu, dari pengrajin kayu untuk bahan bangunan hingga mebel. Di Seloharjo, tepatnya Di depan balai desa, terdapat pengrajin kayu ukir hias yang dibentuk beraneka ragam mebel.

Tobong Gamping, panjang rejo

 Berada di desa Panjangrejo, dahulu merupakan tempat membakar dan pengolahan batu gamping. Sekarang bangunan ini sudah tidak berfungsi lagi. Tempat ini dikenal angker dan pernah masuk pada acara "Dunia Lain" Di Televisi.

Makam Grudo, panjang rejo

 Makam ini berada di Dusun Grudo, Srihardono. Makam ini dikenal angker dan pernah masuk pada acara "Dunia Lain". Keunikan makam ini adalah adanya pohon Akasia yang tua dan tinggi. Ketinggianya mencapai 50 meter dengan lingkar pohon hampir 4 lingkaran tangan orang dewasa. Diperkirakan usia pohon ini sudah ratusan tahun.

Makam Buto Cakil

 Makam ini berada di tengah persawahan di timur dusun Bodowaluh, Srihardono. Makam ini dikenal angker sehingga banyak warga enggan mesuk ke makam ini. Makam ini cukup indah, dengan pohon cemara tinggi menjulang dan banyak tanaman hias.

Tanggul Kali Opak Pundong

 

Tanggul ini dibuat Sri Sultan Hamengkubuwono IX untuk menanggulangi banjir. Tanggul ini memanjang dari kawasan Bendungan Tegal hingga Jembatan Kreteg. Lebar tanggul hampir 1,5 meter dengan tinggi 3 meter. Tanggul ini sangat cocok untuk wisata sepeda offroad menyusuri sungai opak.

Jembatan Getek

 jembatan-2.jpegjembatan-orange.jpegjembatan2orang-nyeb.jpeg

Jembatan ini membelah Sungai Opak dengan panjang hampir 150 meter terbuat dari bambu. Sejak 2 Jembatan Beton Pundong Patah akibat banjir lahar dingin Gunung Merapi, Jembatan Getek menjadi urat nadi penghubung perekonomian warga di Desa Seloharjo yang akan menuju Desa Srihardono.

Pertunjukan Kesenian Jathilan

 

Di daerah Pundong sering digelar pertunjukan jathilan dan kuda lumping perempuan. Biasanya pengunduh jathilan menyewa dalam satu hari untuk hajatan. Ada banyak sanggar perkumpulan jathilan, antara lain sanggar jathilan Seyegan dan sanggar jathilan anak anak di Bodowaluh.

Nini Thowong

Nini Thowong merupakan sebuah pertunjukan seni tarian dan nyanyian. “Nini” artinya wanita, “Thowong” artinya kosong. Nini Thowong sendiri adalah nama untuk sebuah boneka yang menjadi alat utama dalam kesenian ini. Boneka Nini Thowong ini nantinya akan bisa bergerak sendiri karena ada ‘roh-roh’ yang masuk ke boneka tersebut. Tidak sembarang tarian dan lagu yang ditampilkan dalam kesenian ini. Lagu yang dinyanyikan dengan diiringi karawitan merupakan lagu khusus yang berjudul Gendhing Nini Thowong. Lagu ini dimaksudkan untuk memanggil ‘roh-roh’ yang akan masuk ke boneka Nini Thowong. Tarian yang ditampilkan pun mempunyai makna sendiri, yaitu mempertahankan martabat dan harkat wanita agar terhindar dari godaan para pria.

Gejlok Lesung

Gejlok Lesung merupakan musik tradisional yang sering dimainkan para petani saat menumbuk padi agar terpisah dari kulitnya. Saat ini hanya di Srihardono dan Panjangrejo yang masih ada perkumpulan ini yakni di dusun nangsri (klisat)

Bakmi Pundong (Mie Pentil)

 bakmi.jpeg

Mie ini terbuat dari tepung maizena atau tepung singkong. Berbeda dengan mie pada umumnya, mie ini berukuran telatif besar dan kenyal seperti "pentil" pada ban sepeda. Biasanya mie ini di olah dengan cara digoreng atau di godok. Makan ini khas dari Pundong yang serumpun dengan bakmi jawa. Di Lapangan Srihardono, pernah dipecahkan rekor Muri makan Mie Pundong terbanyak pada acara memperingati 4 tahun gempa Jogja.

Abangan

Makanan ini benar benar asli dari Pundong dan tidak dapat ditemui di wilayah lain. Makanan bercitarasa pedas gurih ini berasal dari ampas tepung ketela. Biasanya makanan ini dibentuk bulat seperti surabi. Tetapi setelah di olah dengan bumbu serta kol dan wortel, makanan ini akan nampak seperti capcay.

Nah, sekian dulu dari admin apabila ada salah kata dalam penulisan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, tidak lain tidak bukan postingan ini hanya sekedar informasi saja,masih banyak hal-hal menarik lain yang belum kita ketahui, Ayo Visit Indonesia 2012!!!! :) 

Salam admin

CuriPandang.com

15 comments

panjang amat tuh jembatan. Dri bambu lagi.
Menakutkan



http://andikarpan.pun.bz

Ha ha ternyata kediaman admin to,
kalo didaerahku pundong itu rumah rayap yang ditanah, apakah disana juga demikian,

Heh Ndi, ketoke ki tanggul kali opak cedake mbahku deh, omahe mbah buyutku daerah kono. Haha, nek saben bodho aku dijak mrono, tapi nek kon mrono dewe mesti ra tekan, aku kerep e dolanan nang tanggul e, angker ra to Ndi??wkw

sayang bgt ya.. Potensi pariwisatanya keren, tapi prasarananya kenapa banxak yg ancur..

min, gempanya itu 6,2 ato 5,9 ato 6,9 SR??

Nyimak sob, sorry telat :(

Zie Rasa Ayam Bawang Spesial | Pulau polou delete April 6, 2012 at 8:08 PM

Mantabbb sob lanjutkan,,,,
Indonesia itu indah,,,,
tidak akan terlihat. keindahannya klu tidak ada putra daerah yang mempromosikan daerahnya seperti sobat,,,

wah mantab bgt artikelnya ....., kunjungan balik ne Boz !
http://fresbook.co.nu & http://guntoro.co.nu

刀丹∨工刀卄匚 delete April 8, 2012 at 1:25 AM


╔══╦═╦═╦══╦═╦═╗
║║║║║║║╠╗╔╣║║║║
║║║║╦║║║║║║╦║╔╝
╚╩╩╩╩╩╩╝╚╝╚╩╩╝ postnya bro

єλđмίй ђїŁмїэ delete April 8, 2012 at 5:01 AM

bagai mana cara pakai css??? Apa tak ngrtii..

»»--•-(¯`·VasvhA·´¯)-•--«« delete April 10, 2012 at 9:44 PM

Mantap masbrow :D
Ane udh folow nih, d tgu folbek nya ya jgn lupa.!

Wih,abangan muncul ne. .tp enak hlo. .itu mknan ksukaan sya.

Trimakasih teman2 yg udh mampir ke blog ane..

haha lanjod... Gunung becari critanya sangat benar...


EmoticonEmoticon